Dialog interaktif antara pemateri dan peserta semakin memperkaya diskusi. Sejumlah isu strategis turut diangkat, mulai dari upaya pelestarian budaya, lemahnya pengawasan pemerintah daerah terhadap aktivitas yang merugikan masyarakat, hingga dampak proyek-proyek besar seperti food estate dan Proyek Strategis Nasional (PSN).

Salah satu peserta berbagi pengalaman terkait dampak keberadaan perusahaan tebu dalam program food estate yang menyebabkan gagal panen hingga tiga kali di wilayah Sermayam Indah. Selain itu, perubahan orientasi masyarakat dari bertani ke bekerja di perusahaan juga menjadi perhatian, karena berpotensi mengancam ketahanan pangan lokal.

Isu PSN di wilayah Wanam juga turut disoroti, termasuk keterlibatan aparat dalam pelaksanaannya. Hal ini memunculkan kekhawatiran terkait transparansi dan dampak sosial yang ditimbulkan terhadap masyarakat setempat.

Melalui forum ini, para peserta diharapkan tidak hanya memahami aspek normatif dari hak konstitusional, tetapi juga mampu melihat realitas implementasinya di lapangan. Diskusi ini menjadi refleksi bersama bahwa perlindungan lingkungan hidup membutuhkan sinergi antara negara, masyarakat, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya.

Forum Diskusi pun ditutup dengan harapan agar mahasiswa sebagai agen perubahan dapat terus berperan aktif dalam mengawal isu-isu lingkungan dan hak-hak masyarakat, demi terciptanya keadilan ekologis yang berkelanjutan.

https://parapara.id/
HUTAN SEBAGAI INFRASTRUKTUR PUBLIK SUKU MALINDRuang Akar

HUTAN SEBAGAI INFRASTRUKTUR PUBLIK SUKU MALIND

parapara.idparapara.id18/06/2026
https://parapara.id/
Musik adalah SenjataRuang Akar

Musik adalah Senjata

parapara.idparapara.id18/06/2026
https://parapara.id/
Persoalan Hak Asasi Manusia di Papua Lebih dari Sekadar Konflik BersenjataRuang Akar

Persoalan Hak Asasi Manusia di Papua Lebih dari Sekadar Konflik Bersenjata

parapara.idparapara.id18/06/2026

Leave a Reply